Melatih kemandirian anak hari ke-11 (Membangun inisiatif Rafif agar membuang sampah di tempat sampah)

Rafif 4 tahun, untuk masalah membuang sampah di tempat sampah, inisiatifnya masih belum terbangun. Habis makan biskuit misalnya, dia geletakin saja bungkusnya di lantai, kemudian dia tinggal pergi. Kalau saya tidak ingatkan, mesti bungkus biskuit tersebut akan tetap ada di lantai. Terus saja begitu. Walau ketika saya ingatkan, dia mau membuangnya di tempat sampah. Saya pun akhirnya mencoba merubah kalimat perintah menjadi kalimat tanya agar inisiatifnya lebih terbangun. “Mas Rafif, kalau sudah selesai, sampahnya dibuang kemana ya?” tanya saya. Dia pun kemudian menjawab “Di tempat sampai” ucapnya sambil bergerak membuang sampah tersebut. Namun ada kalanya juga dia tak langsung bergerak, saya pun harus terus bicara sampai sampah itu dibuang di tempat sampah. Semoga pembiasaan ini bisa menjadi pelajaran dia, hingga benar-benar menjadi kebiasaan diri. Dimana pun kamu berada😘

#harike11
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Melatih kemandirian anak hari ke-10 (Rafif bisa pipis sendiri)

Buat Rafif, buang air kecil sendiri merupakan hal yang biasa. Namun menjadi hal yang tidak biasa jika sedang di rumah neneknya. Sering kali minta ditemani. Namun kali ini, saya mencoba untuk tidak menuruti keinginannya. Kebetulan kemarin kami sedang menginap di rumah neneknya. Ketika dia mengatakan ingin pipis dan minta ditemani, saya tidak menurutinya. Saya hanya bicara “Mas Rafif bisa ke kamar mandi sendiri, di situ ada gayung juga ember. Mas Rafif bisa cebok sama siram sendiri” ucap saya. Alhamdulillah Rafif yang memang sudah kebelet pipis pun langsung segera ke kamar mandi, tanpa saya temani. Waahh.. Mas Rafif hebat👍🏻😘

#harike10
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Melatih kemandirian anak hari ke-9 (Rafif bisa pakai baju sendiri)

Sebenarnya Rafif sudah bisa memakai baju sendiri sejak lama. Namun seringkali saya ingin cepat selesai dan buru-buru melanjutkan aktivitas selanjutnya. Jadilah saya yang lebih sering memakaikan bajunya. Terlebih ketika saya melihat dia memakai kaos dalamnya terbalik antara bagian depan dengan belakang, reflek buru-buru saya langsung benarkan, hingga keterusan memakaikan baju juga celananya. Saya tahu itu tidak baik, harusnya cukup diberi tahu, biar dia coba belajar benarkan sendiri. Atau kalau pun ingin membantu, cukup membantu sekedarnya, selebihnya dia yang melanjutkan sendiri. Selain mengajarkan kemandirian pada anak, khawatir mental semangat yang sedang tumbuh menjadi padam.

Belakangan saya pun membiarkan Rafif untuk memakai bajunya sendiri, termasuk hari ini. Alhamdulillah ternyata semangat itu masih ada pada dirinya. Rafif berhasil😍 Semoga semangat itu terus ada ya mas. Semangat tumbuh dan berkembang mas Rafif😘

#harike9
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Melatih kemandirian anak hari ke-8 (Rafif si anak yang teguh pendirian)

Rafif, anak saya yang ke dua ini, kalau dimintakan tolong, termasuk anak yang teguh pendiriannya. Kalau mau ya mau, kalau gak mau ya tetap tidak mau, mau dipaksakan seperti apa juga ya akan tetap tidak mau. Membereskan mainan, minta tolong mematikan keran, ambilkan sesuatu, dan lainnya. Selalu ada saja alasannya. Namun, ada kalanya ketika kita tidak meminta bantuan dia, dia tiba-tiba bisa terlihat sangat rajin. Semua mainan yang berserakan, dia masukkan ke dalam box mainannya, merapihkan tempat tidur, dan semuanya dia bereskan dengan rapih dan tuntas. “Bunda, Rafif udah bersin semuanya” ucapnya. Tidak ada yang menyuruhnya padahal, benar-benar inisiatif sendiri. Tapi hanya sewaktu-waktu, pada saat dia mau saja. Selebihnya jangan harap🙈 Namun saya tetap memberinya pijakan di awal sebelum bermain misalnya. “Mas Rafif boleh bermain mobil-mobilan, tapi kalau sudah selesai main diapakan?” tanya saya. Dia pun kemudian menjawab “Diberesin lagi” jawabnya. Namun kenyataannya tidak selalu mau untuk membereskan, dia hanya diam dengan wajah malas-malasan. Walau adakalanya juga mau membereskannya. Saya pun kemudian ikut serta membantu membereskan mainannya “Ayo, mas Rafif. Mas Rafif beresin yang sebelah sana, bunda yang sebelah sini” ucap saya. Akhirnya mulai tergerak untuk merapihkan mainannya, walau bundanya harus ikut bergerak juga.

Namun positifnya saya melihat Rafif termasuk anak yang punya pendirian yang kuat, walau seringkali membuat orang tuanya dibuat kesal oleh tingkahnya itu. Saya pun berfikir kelak ketika dewasa nanti, dia menjadi orang yang tidak mudah terpengaruh juga di intervensi orang lain. Mencoba berfikir positif saja ya nggak Mas Rafif? Hihi

#harike8
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Melatih kemandirian anak hari ke-7 (Rafif bisa ke warung sendiri)

Awalnya karena terpaksa, tidak ada lagi yang bisa saya mintakan tolong ke warung. Kakak yang biasa saya mintakan tolong sedang tidur siang. Kebetulan Rafif tidak mau tidur siang, jadilah saya minta tolong ke Rafif ke warung untuk membelikan sesuatu. Kala itu hari pertama dia ke warung seorang diri. Biasanya selalu ditemani saya atau kakaknya. Kali ini dia benar-benar seorang diri. Wajahnya senang luar biasa begitu saya meminta tolong untuk ke warung. Semangat untuk pergi ke warung terlihat jelas dari raut wajahnya. Saya yang melihatnya merasa ikut senang. Rafif yang dulu kalau kemana-mana masih bunda gendong-gendong, sekarang sudah semakin besar. Sudah semakin mandiri. Keterpaksaan seringkali membuat segala keraguan berubah menjadi suatu keyakinan. Yakin Rafif mampu. Saya sering kali lupa kalau dia kini sudah semakin bertumbuh besar, bukan lagi balita seperti dulu😘

#harike7
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Melatih kemandirian anak hari ke-6

Alhamdulillah Arfa (9 tahun), sudah tidak perlu lagi saya minta untuk merapihkan kamarnya. Semakin besar, dia samakin mengerti apa arti tanggung jawab. Mulai dari merapihkan tempat tidur, membereskan mainan, juga buku-buku sekolahnya. Semenjak memiliki kamar sendiri, sikap insiatif juga tanggung jawabnya semakin muncul. Bahkan dari situ saya dapat menilai kalau Arfa termasuk anak yang senang akan kerapihan. Dalam hal ini yaitu terhadap kamarnya. Bahkan tak jarang terlihat agak berlebihan. Seperti misalnya ketika saya menaruh tumpukan seterikaan di kamarya, pasti dia akan merasa tidak nyaman dan memindahkan tumpukan tersebut ke luar. Atau kalaupun tidak dibawanya keluar, dia akan menutupi tumpukan baju yang belum disetrika tersebut dengan selimut yang besar. Sehingga kamar masih nampak terlihat rapi. Adik-adiknya pun kalau main di kamarnya kemudian tidak mau merapihkan mainannya, sudah pasti terjadi keributan. Saya dan suami yang melihatnya pun sering kali geleng-geleng kepala, kadang tertawa, tak jarang pula marah. Tergantung situasi, hihi.. tapi anehnya, tidak untuk di luar kamarnya. Dalam hal itu dia cenderung lebih acuh walau mainan berserakan. Harus saya dulu yang bicara agar mainannya dibereskan. Namun setidaknya tanggung jawab untuk kamarnya sendiri saya melihatnya sudah sangat terbangun. Dikit-dikit, pelan-pelan, semua butuh proses. Semakin rajin ya kakak. Jangan galak-galak sama adeknya😄😘😘😘

#harike6
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Melatih kemandirian anak hari ke-5

Arfa (9 tahun), anak saya yang pertama kini sudah mulai terbiasa memandikan
adik-adiknya. Saya pun merasa sangat terbantu. Saya jadi bisa mengerjakan pekerjaan rumah lainnya. Awalnya tidak mudah bagi saya untuk bisa mempercayainya memandikan adik-adiknya. Ada banyak kekhawatiran kala itu, terutama dalam hal kebersihan. “Bersih tidak ya mandiinnya?” pikir saya. Namun perlahan saya tidak terlalu ambil pusing dengan pikiran tersebut. Saya yakin setiap orang butuh proses. Tidak ada orang yang langsung mahir, pastinya butuh proses, belajar, dan pastinya pengalaman. Sama seperti halnya Arfa. Di awal-awal, sekali memandikan adik-adiknya, dia langsung menghabiskan 1 botol sabun mandi. Untuk main bola-bola salju, katanya. Antara ingin ketawa, tapi miris melihat sabun mandi cepat sekali habis. Namun setelah saya beri pijakan perihal penggunaan sabun, semakin hari semakin berkurang penggunaan sabunnya. Tidak lagi boros. Artinya dia belajar dari kejadian sebumnya. Adik-adiknya pun sangat senang dan juga menikmati dimandikan kakaknya. Bahkan Andra, adiknya yang paling kecil sering kali menolak jika saya ingin memandikannya. “Maunya mandi sama kakak” ucapnya. Karena saya amati, kalau mandi sama kakaknya, dia bisa sambil bermain. Sedangkan kalau mandi dengan saya, terbilang lebih singkat dan cepat, jadi sepertinya kurang membuatnya berkesan.

Alhamdulillah, Arfa pun jadi belajar lebih peduli juga belajar bertanggung jawab. Dimulai dari hal yang sederhana, insya Allah kedepannya bisa menjadi manusia yang bertanggung jawab terhadap hal apa pun yang ia kerjakan. Insya Allah ya kakak. Terima kasih kakak Arfa sudah membantu bunda😘

#harike5
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Melatih kemandirian anak hari ke-4

Andra (2 tahun), beberapa hari ini mulai saya coba biasakan untuk memilih sendiri baju apa yang ingin dia pakai. Sebelum mandi, saya ajak dia melihat lemari pakaiannya, kemudian saya tunjuk ke arah tumpukan pakaian sehari-harinya. “Andra boleh pilih sendiri mau pakai baju yang mana” ucap saya. Kemudian Andra menunjuk salah satu baju dan juga celana. Raut wajahnya terlihat senang karena dapat memilih bajunya sendiri.

Keesokan harinya, begitu hendak mandi, tanpa saya minta, Andra langsung bicara “Andra mau pilih sendiri bajunya,” ucapnya sambil berjalan ke arah lemari. Wow, sepertinya dia mulai nyaman dan terbiasa dengan kebiasaan barunya ini. Bunda berharap dengan membiasakan memilih sendiri baju yang ingin dipakai sejak kecil, kelak ketika dewasa nanti, kamu tidak merasa bingung ketika harus mengambil keputusan yang terbaik untuk diri kamu. Karena kamu sudah belajar mengambil keputusan mana yang baik untuk kamu sejak kecil. Insya Allah bunda yakin Andra mampu😘

#harike4
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Melatih kemandirian anak hari ke-3

Sudah sejak lama Rafif berkeinginan untuk sekolah. Saya pun akhirnya bicarakan hal ini dengan bapaknya. Akhirnya kami pun sepakat untuk memasukannya sekolah tahun ini. Rafif pun senang mendengarnya, terlihat antusias. Namun siapa yang menyangka tahun dimana Rafif berencana masuk sekolah, terjadi pandemi. Kami pun bingung, namun pada akhirnya, dengan banyak pertimbangan, kami tetap mendaftarkan Rafif di sekolah impiannya itu, sekolah kakaknya kala itu. Rafif pun resmi jadi murid play grup di sekolah itu. Dan dia terlihat sangat senang walau belajarnya masih dari rumah. Saya juga melihat Rafif cukup memahami kondisi Corona saat ini. Melakukan kegiatan yang diberikan dari sekolah pun Rafif terlihat enjoy dan cukup antusias mengerjakannya. Saya juga melihat sisi kemandiriannya yang muncul ketika sedang mengerjakan prakarya yang diberikan gurunya. Dia mau mencoba menggunting sendiri, mengelem sendiri, juga menempel sendiri.

Melihatnya antusis seperti itu, membuat saya juga bapaknya ikut merasa senang dan membuat kami tidak menyesal mendaftarkannya sekolah di kala pandemi seperti ini. Tetap semangat ya mas Rafif✊🏻😘

#harike3
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Melatih kemandirian anak hari ke-2

Andra, usianya saat ini 2 tahun. Anak saya yang ke-3 ini sudah beberapa hari ini menolak setiap kali saya sisirkan rambutnya. Dia lebih memilih menyisir rambutnya sendiri. Awalnya kaget juga dia mau melakukannya sendiri tanpa saya minta. Saya perhatikan dia melakannya dengan senang juga serius, sambil melihat ke arah cermin. Rambut yang di sisirnya pun cukup rapih untuk seusia Andra. Masya Allah Tabarakallah, bunda bangga Andra sudah mau mencoba dan semakin mandiri. Semangat selalu ya shalih😘

Stategi untuk melatih kemandirian:

Biarkan anak mencoba, beri kesempatan anak untuk melakukannya seorang diri. Tak lupa juga beri dia apresiasi, agar anak merasa mampu melakukannya dan juga senang pastinya.

#harike2
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia